Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Penderita Difteri Mayoritas Pasein Yang Tidak lengkapi Imunisasi

Penderita Difteri Mayoritas Pasein Yang Tidak lengkapi Imunisasi

(288 Views) Januari 10, 2018 4:01 pm | Published by | No comment

Sangatta– Muncul kembali setelah delapan tahun menghilang di indonesia, kasus Difteri banyak didapati dari pasien yang tidak melengkapi imunisasi pada usia balita.

Penyebaran berbagai informasi melalui media sosial, mengenai keraguan terhadap kehalalan imunisasi, mengakibatkan menurunnya kepercayaan orang tua terhadap imunisasi dan berdampak pada banyaknya orang tua yang tidak mengimunisasi anak mereka. Padahal kebenaran berita tersebut masih diragukan, karena menurut Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, Bahrani Hasanal, meski sampai dengan saat ini, Majelis Ulama Indonesia(MUI) belum mengeluarkan label Halal namun MUI juga tidak menyatakan imunisasi memiliki kandungan haram. Ketidakpercayaan orang tua tersebut diprediksi menjadi salah satu kendala pemberantasan difteri.

Menurut narasumber pada Sosialisasi Pencegahan KLB Difteri, Rabu, 10 Januari, Dr. Remi Wary mengatakan, dari tiga daerah yang ditemukan sangat tinggi penderita Difteri, yakni Aceh, Banten dan Jawa Timur. Hal tersebut dikarenakan cakupan imunisasinya dibawah cakupan nasional. Daerah menjadi kebal dan tidak dihinggapi virus, jika daerah memiliki cakupan imunisasi masyarakatnya lebih dari delapan puluh persen.

Lebih lanjut Remi mengatakan, dari laporan Tempo pada 7 Desember, penderita defteri 66% diderita oleh pasien yang tidak diimunisasi, 33% pada pasien yang imunisasinya tidak lengkap, dan 1 % pada pasien yang sudah memenuhi keseluruhan imunisasi.

Untuk diketahui, Imunisasi di Indonesia telah dilakukan sejak tahun 1977, yang menjadi bukti program imunisasi bermanfaat adalah jika cakupan imunisasi meningkat, jumlah wabah dan sakit berat menurun sedangkan jika cakupan imunisasi menurun, wabah dan penyakit meningkat.

Voice : Khusnul Khotimah

 

Categorised in:

No comment for Penderita Difteri Mayoritas Pasein Yang Tidak lengkapi Imunisasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.